Menteri Siti Nurbaya Paparkan SOIHO 2018 Kepada Para Duta Besar

0
216
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menjawab pertanyaan wartawan usai memberikan arahan penanggulangan bencana asap di Provinsi, Riau, Selasa (18/11). Menteri mengharapkan pencegahan kebakaran harus kolaboratif dengan melibatkan semua pemangku kepentingan. Pemerintah juga akan mengawasi agar bencana ini tidak dipolitisir oleh LSM asing dan akan menyelamatkan aset nasional.ANTARA FOTO/ho/Riki/ama/14

JAKARTA, presidentpost.id – Dalam kurun waktu tiga tahun antara 2015-2018, perubahan mendasar dan besar-besaran dilakukan Pemerintah Indonesia dalam sektor kehutanan. Sajian data dan fakta yang secara lengkap tersaji dalam buku The State of Indonesia’s Forests (SoIFo) 2018, menuai apresiasi.

”Kami tahu proses pembuatan buku ini sangat berat, karena objek yang dibahas dalam buku terkait kebijakan, yang memerlukan pengumpulan, penampilan data dan bukti yang cukup,” ujar FAO (Food and Agriculture Organization) Representative, Stephen Rudgard, dalam rilis yang disampaikan pada media, Kamis (9/8).

Sehari sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar kembali memaparkan SoIFo di Jakarta, di hadapan para Duta Besar negara sahabat, dan perwakilan organisasi internasional di Indonesia. Sebelumnya SoIFo juga disampaikan dalam forum Committee on Forestry (COFO) 2018 di kantor pusat Food and Agriculture Organization of the United Nation (FAO), di Roma, Italia.

SoIFo 2018 menangkal berbagai stigma negatif yang ‘menyerang’ Indonesia sekaligus membuka ‘mata dunia’ tentang komitmen dan keseriusan pemerintahan Presiden Jokowi melakukan perubahan besar kebijakan kehutanan yang sejalan dengan kebijakan global SDGs (pembangunan berkelanjutan) dan upaya-upaya nyata dalam agenda perubahan iklim.

Selain FAO, apresiasi juga disampaikan Dubes Norwegia untuk Indonesia, Vegard Kaale. Ia bahkan memposting khusus apresiasi pada Menteri Siti Nurbaya melalui akun medsosnya. ”Norway congratulates minister #SitinurbayaLHK on increasing transparency and accountability in #ForestManagement during launch of #StateOfTheForestInIndonesia #SOIFO #Climateforest,” tulisnya yang bermakna memberi ucapan selamat atas keberanian pemerintah Indonesia melalui KLHK meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola pengelolaan hutan melalui SOIFO 2018.

Ini memang pertama kalinya Pemerintah Indonesia ‘blak-blakan’ tentang kondisi hutan Indonesia dari masa ke masa, disertai langkah-langkah koreksi yang dilakukan pemerintahan saat ini dari berbagai kebijakan di masa lalu.

”The 2018 #StateOfTheForestInIndonesia Shows forests are in better state than a decade ago #SitiNurbaya LHK #Indonesia #Climateforest,” tambah Kaale dalam postingan berikutnya.

Kaale menilai bahwa kondisi hutan Indonesia saat ini sudah jauh lebih baik dari satu dekade lalu. Masalah utama sektor kehutanan di Indonesia diantaranya kebakaran hutan dan kabut asap, degradasi hutan, kepemilikan tanah, konflik tenurial, dan lain sebagainya. (Heros/TPP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here