KT Corp Akan Kembangkan Proyek Nasional untuk Meningkatkan Konektivitas Internet di Filipina

0
186
Pressrelease

SEOUL, presidentpost.id – KT Corp. (KRX: 030200; NYSE: KT), perusahaan telekomunikasi terbesar di Korea Selatan, akan turut-serta dalam proyek bertaraf nasional untuk meningkatkan konektivitas Internet di Filipina secara besar-besaran, menjadi batu loncatan guna merambah negara-negara Asia Tenggara dan wilayah sekitarnya.

KT meneken kontrak senilai 53 miliar won (US$ 47 juta) minggu lalu dengan Converge ICT Solutions Inc. asal Filipina untuk membangun jaringan fiber optik dengan panjang sekitar  1.570 kilometer (975 mil) di jalanan utama Luzon di sebelah utara. Perusahaan berharap kontrak ini akan menghasilkan lebih banyak lagi kerja sama bisnis dengan penyedia Internet yang terkemuka di Filipina pada masa mendatang.

Kontrak terbaru ini merupakan bagian dari proyek Converge senilai $1,8 miliar dalam rangka memperluas cakupan broadband di seluruh Filipina selama lima tahun mendatang. KT giat memperluas jangkauan bisnis dan kerja samanya di luar negeri, khususnya di Asia, Eropa dan Afrika, melalui berbagai solusi Internet terkini, termasuk GiGA Wire, GiGA WiFi dan GiGA LTE.

“Kerja sama dengan Converge ICT Solutions ialah peluang baik untuk memperkenalkan keahlian teknologi kami dalam perencanaan, pembangunan dan pengelolaan jaringan telekomunikasi, tak hanya di Filipina namun di negara-negara tetangganya,” ujar Yun Kyoung-LimHead of Future Convergence and Global Businesses, KT.  “KT akan meneruskan berbagai upayanya dalam mewakili Republik Korea di dunia sebagai pemimpin TIK global.”

KT adalah pemimpin dunia dalam teknologi nirkabel generasi terbaru. Perusahaan mempersiapkan peluncuran komersial jaringan 5G pertama di Korea yang bercakupan nasional, pada awal tahun depan serta berhasil memamerkan uji coba layanan 5G sebagai jaringan pertama di dunia yang siap menjalankan teknologi 5G. Perusahaan juga memprakarsai sejumlah teknologi masa depan seperti kecerdasan buatan (AI), swakemudi serta virtual and augmented reality (VR dan AR).

Dalam beberapa tahun terakhir, KT telah memasang jaringan fiber optik dengan panjang lebih dari 5.500 kilometer (3.400 mil) di MyanmarBangladesh dan negara-negara lain. Untuk proyek-proyek di Filipina, perusahaan akan bekerja sama dengan banyak usaha kecil dan menengah di Korea. Mereka telah membuktikan kualitas yang baik lewat beberapa proyek di luar negeri yang sebelumnya. KT berharap meraih lebih banyak lagi peluang bisnis di Filipina, termasuk smart energy, beberapa inovasi korporat dan publik serta manajemen bencana dan keselamatan.

Bulan lalu, pemimpin sektor telekomunikasi Korea ini juga telah meneken perjanjian dengan albis-elcon dari Jerman untuk memasok solusi GiGA dan beberapa teknologi generasi terbaru bagi sejumlah penyedia layanan komunikasi di Eropa dan wilayah lain di dunia. KT pun menggarap beragam proyek peningkatan infrastruktur TIK di Afrika, termasuk jaringan broadband di RwandaGabon dan Botswana serta jaringan keamanan publik di Angola.

Luzon ialah pulau terbesar di Filipina, terdiri atas lebih dari 7.000 pulau dan menjadi kediaman salah satu ibu kota Asia TenggaraManila. Ada lebih dari setengah penduduk Filipina, diperkirakan 106 juta jiwa lebih, bermukim di Luzon. Karena pulau itu terdiri atas begitu banyak pulau, Filipina mengalami kesulitan untuk meningkatkan kecepatan Internet dan kondisi layanan telekomunikasi.

Ketika proyek kabel fiber optik di Luzon selesai pada Juni 2020, ada banyak penduduk Filipina yang mengambil manfaat dari koneksi Internet di rumah yang berkecepatan tinggi. Rezim Presiden Rodrigo Duterte telah menetapkan Department of Information and Communications Technology, serta pemerintah agar mempromosikan layanan e-government dan pengembangan TIK.

TENTANG KT CORP. (KRX: 030200; NYSE: KT)

KT Corporation, penyedia jasa telekomunikasi yang terbesar di Korea, terbentuk pada 1981 di bawah Undang-Undang Usaha Telekomunikasi. Perusahaan memimpin era inovasi di negara yang memiliki jaringan Internet terbaik di dunia. KT Corporation memimpin revolusi industri ke-4 dengan jaringan kabel/nirkabel berkecepatan tinggi serta teknologi TIK yang inovatif. Setelah memasang jaringan telepon tetap (fixed line) bagi 20 juta pengguna hanya dalam tempo 12 tahun, KT adalah penyedia layanan telekomunikasi pertama yang memperkenalkan uji coba layanan 5G berskala luas pada 2018. Hal tersebut menjadi langkah selanjutnya dalam keberlanjutan upaya KT untuk menghadirkan berbagai produk dan layanan yang penting sejalan kiprahnya menjadi Perusahaan TIK No.1 dan Perusahaan Pilihan Masyarakat.

SOURCE KT Corp.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here