Dari Kamboja Doa untuk Lombok saat Resepsi Diplomatik HUT ke-73 RI

0
310
kemlu.go.id

PHNOM PENH, Presidentpost.idSaya ingin menyampaikan terima kasih kami yang tulus kepada Pemerintah dan Rakyat Kerajaan Kamboja yang telah menyampaikan pesan belasungkawa dan simpati kepada para korban gempa bumi baru-baru ini di Lombok yang bahkan hingga kini, gempa susulan masih berlanjut. Oleh karena itu, saya minta kita bisa bersama-sama sejenak dalam keheningan mendoakan korban gempa di Lombok‘, demikian tutur Duta Besar RI untuk Kerajaan Kamboja, Sudirman Haseng dalam sambutannya pada acara Resepsi Diplomatik (Resdip) dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI tadi malam (20/8) di Raffles Hotel Le Royale, Phnom Penh.

Resepsi ini dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup, H.E. Mr. Say Samal mewakili pemerintah Kamboja serta sekitar 340 tamu undangan yang terdiri dari Gubernur Phnom Penh City, Gubernur Kampong Thom, para pejabat dari kementerian/lembaga Kamboja, Duta Besar/Kepala Perwakilan dan para diplomat Perwakilan asing di Kamboja, pejabat tinggi militer Kamboja, pengusaha, friends of Indonesia dan unsur masyarakat Indonesia di Kamboja. ‘Hubungan bilateral kedua negara semakin menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dengan terus meningkatnya nilai volume perdagangan kedua negara, hubungan G to G, B to B dan people to people‘, kata Dubes Sudirman

‘…masih banyak ruang kerja sama yang dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk memantapkan hubungan bilateral yang akan dibahas dalam Komisi Bersama Desember 2018‘, lanjut Dubes RI yang juga menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Pemilu Nasional di Kamboja dengan aman Juli lalu. Dubes RI juga menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sedang menjadi tuan rumah ajang perhelatan besar olah raga Asian Games 2018 dan Oktober mendatang akan menyelenggarakan ASEAN Leaders Gathering dalam rangkaian pertemuan IMF-World Bank Annual Meeting yang rencananya akan dihadiri oleh PM Hun Sen.

Sementara itu Menteri Say Samal, sebagai Guest of Honor (GoH) mengapresiasi berbagai bentuk kerja sama dan dukungan yang diberikan Indonesia ke Kamboja, terutama di bidang perdagangan dan pariwisata, mengharapkan investasi indonesia ke kamboja dan segera merealisasikan berbagai bentuk komitmen dan kerja sama yang telah disepakati pada pertemuan kedua Menlu Februari 2018 lalu. Menteri Samal juga mengapresiasi dukungan Indonesia terhadap pemilu yang telah terselenggara dengan baik di kamboja dengan aman, jujur, adil dan transparan.

Sambil menikmati aneka kuliner Indonesia seperti Soto Madura, Rendang, Sate Ayam dan lain-lain, para tamu juga juga disuguhi berbagai seni tari tradisional, musik angklung dan Kolintang seperti Tari Janger, Tari Saman, Tari Angin Mamiri, serta lagu Sajojo, Gundul-Gundul Pacul, Manuk Dadali dan Yamko Rambe Yamko. Keseluruhan pertunjukan seni budaya tersebut dipersembahkan oleh para mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Kamboja, dan para peserta Pusat Kebudayaan Indonesia (Pusbudi) Nusantara yang sebagian besar berwarga negara Kamboja.

Acara Resdip yang berlangsung meriah dan penuh keakraban antara para tamu dan sahabat Indonesia yang hadir ini dipandang penting untuk terus membina hubungan dan jejaring dengan para mitra dan friends of Indonesia. Televisi Nasional Kamboja (TVK), media cetak berbahasa Khmer Koh Santepheap dan media cetak berbahasa Inggris Khmer Times serta beberapa media on-line setempat lainnya juga hadir meliput jalannya acara.

​Kegiatan Resepsi ini merupakan puncak dari keseluruhan rangkaian kegiatan KBRI Phnom Penh dalam rangka memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI di Kamboja. Sebelumya, KBRI telah menyelenggarakan kegiatan lainnya, yaitu Upacara Penaikan Bendera, pertandingan olah raga, dan kegiatan bakti sosial.(KEMLU/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here