Industri Petrokimia di Asia Bersiap Melanjutkan Pertumbuhan Lewat Kerja Sama

0
396
PABRIK 2Prnewswire

KUALA LUMPUR, presidentpost.id – Lebih dari 1.800 utusan konferensi berkumpul di Kuala Lumpur Convention Centre pada hari ini dalam rangka Asia Petrochemical Industry Conference (APIC) ke-39 2018. Ajang tersebut kembali digelar di Kuala Lumpur setelah enam tahun silam. Konferensi dua hari ini, dilaksanakan oleh International Conference & Exhibition Professionals (iCEP), menghimpun para pemimpin sektor petrokimia guna mengulas berbagai isu dan peluang dengan mengangkat tema: ‘Creating Value Through Collaboration‘.

Dalam hari pertama ajang ini, para pembicara  APIC 2018 menekankan bagaimana kerja sama dapat meningkatkan nilai industri lewat langkah bersama untuk menjawab sejumlah tantangan terkini, termasuk anjloknya perdagangan karena perubahan kebijakan dan aturan, berlebihnya kapasitas produksi di beberapa segmen kimia tertentu, perlambatan laju pertumbuhan di beberapa negara konsumen petrokimia yang penting serta peningkatan persaingan dari beberapa wilayah lain.

Sebuah segmen baru dilansir dalam APIC edisi kali ini, mengusung sejumlah pemimpin industri dari konsultan-konsultan petrokimia terdepan, seperti  IHS Markit, Nexant, Argus dan Tecnon OrbiChem untuk mengulas beberapa isu terkini, dan kiat bagi industri agar mampu mendukung percepatan laju kebutuhan konsumen di Asia yang kian berkembang. Dengan beralihnya kebutuhan dunia ke Asia, khususnya di sektor konstruksi, otomotif, perawatan tubuh dan kebutuhan rumah tangga, kerja sama lintasindustri akan membantu para pemain petrokimia untuk berinovasi demi meningkatkan, memanfaatkan dan menciptakan nilai bisnis.

Untuk menggarisbawahi pentingnya kerja sama industri di kondisi ekonomi saat ini, Shamsairi M Ibrahim, Ketua Panitia Pelaksana APIC 2018, bilang: “Di era VUCA (VolatileUncertainComplex dan Ambiguous), kebutuhan para pelaku industri untuk menjalin kerja sama dalam ekosistem industri, semakin mendesak. Mengingat hal itu, tema APIC 2018 menekankan pentingnya membentuk kerja sama yang berarti guna mengembangkan industri.”

Kalangan industri juga didorong supaya menjalankan kegiatan operasional yang berkelanjutan demi melestarikan lingkungan hidup, sambil mengejar pertumbuhan yang lebih besar.

Ada sejumlah program acara yang lebih menarik lagi pada hari kedua APIC 2018, serta Pidato Menteri oleh Kementerian Perdagangan Internasional dan Industri Malaysia, peluncuran berbagai solusi petrokimia yang sesuai kebutuhan serta wawasan tentang berbagai peluang investasi yang menarik di Malaysia.

Tentang Asia Petrochemical Industry Conference (APIC)

Sejak 1979, berbagai perusahaan petrokimia Asia yang terkemuka, menghelat sejumlah diskusi dan kajian kritis dari seluruh rantai nilai industri petrokimia. Kehormatan untuk menjadi tuan rumah konferensi tahunan ini diberikan secara bergiliran kepada para pendiri asosiasi APIC dari Jepang, Korea, TaiwanIndia, Singapura, Thailand dan Malaysia.

SOURCE International Conference & Exhibition Professionals (iCEP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here