110 Anak Paud Ikuti Latihan Manasik Haji

0
213
foto: jatengprov.go.id

PURBALINGGA, presidentpost.id – Sebanyak 110 anak-anak usia dini dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Attaqiya Mulya Bojong mengikuti kegiatan latihan manasik haji di Sanggaluri Park Purbalingga, Sabtu (1/9). Kegiatan ini dimaksudkan sebagai pembelajaran usia dini sekaligus menjadi edukasi bagi peserta didik.

“Di sini anak-anak  kita kenalkan dengan rukun islam yang kelima sejak usia dini supaya mereka mengenal dan mampu mengenalinya,” kata Wakil Kepala Sekolah Paud Attaqiya Mulya, Ellin Purwati saat dijumpai di Sanggaluri Park, Sabtu (1/9).

Ellin menjelaskan peserta didiknya menggunakan pakaian layaknya jamaah haji di Mekkah serta mengikuti tahapan-tahapan dalam pelaksanaan ibadah haji. Anak-anak tersebut begitu antusias mengikuti latihan manasik haji yang dipandu secara langsung oleh tim pelatihan manasik haji Sanggaluri Park.

“Beberapa tahapan yang dilaksanakan oleh anak-anak diantaranya tawaf (mengelilingi a’bah seabnyak tujuh kali, Red), kemudian melaksanakan sa’I (berlari-lari kecil bolak-balik 7 kali dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah dan sebaliknya, Red) dan melontar atau melempar umrah,” papar Ellin.

Dengan adanya pelatihan manasik haji ini, ia berharap anak didiknya bisa lebih mudah dalam mengenal dan memahami bagaimana pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, anak-anak juga  iatanamkan pengetahuan sejak dini  sehingga mereka (anak didik,Red) memiliki semangat serta cita-cita untuk melaksanakan ibadah haji ke tanah suci.

“Mudah-mudahan pengenalan ibadah haji ini lebih menjadikan mereka paham betul bahwa rukun islam memang harus diterapkan, kalau rukun islam yang kelima kan bila mereka mampu jadi kedepannya kalau anak-anak sudah besar dan mereka mampu untuk segera melaksanakan ibadah haji,” harapnya.

Salah satu orang tua murid, Desinta Mustika Arum menyampaikan kegiatan manasik haji ini sangat baik bagi anak-anak usia dini agar mereka dapat memahami tata cara ibadah haji sejak dini dan juga untuk menanamkan nilai dan norma ajaran islam. Kegiatan ini juga, ia melanjutkan mampu melatih kesabaran, disiplin, bertanggung jawab atas diri sendiri, dan kemandirian.

“Selain untuk menanamkan nilai-nilai dan ajaran islam kepada  anak sejak dini, yang tak kalah pentingnya peragaan manasik haji ini untuk lebih mempererat ukhuwah islamiah, baik antar sesama murid maupun para guru serta orang tua murid,” ujar Desinta. (JATENGPROV/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here