Maksimalkan Potensi, Menteri Susi akan Bangun Pusat KKP di Anambas

0
311

ANAMBAS, presidentpost.id –¬†Kabupaten Kepulauan Anambas masuk dalam kabupaten yang bakal dibangun Sentra Kelautan dan Perikanan (KKP) Terpadu. Effi Sjuhairi, Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan mengatakan, penetapan lokasi di pulau-pulau kecil dan kawasan perbatasan ini, dipertegas dengan keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 51/KEPMEN-kP/2016.

Selain Anambas, terdapat 19 kabupaten lainnya yang ditetapkan menjadi lokasi sentra kelautan dan perikanan terpadu, termasuk Kabupaten Natuna Provinsi Kepri.

“Ini yang menjadi fokus kami. Ada dua puluh kabupaten yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan Perikanan,” ujarnya Rabu (5/9/2018).

Ditemui di ruang kerjanya, sejumlah lokasi termasuk Kecamatan Siantan Tengah yang menjadi fokus dalam merealisasikan sentra kelautan dan perikanan terpadu.

Menurutnya, penetapan Anambas menjadi lokasi sentra keluatan dan perikanan terpadu memberikan keuntungan baik dari sisi masterplan maupun maket bisnis dalam sisi perikanan kelautan menjadi tanggungjawab Pemerintah Pusat.

“Sehingga, perhatian Pemerintah Pusat khususnya dalam sektor perikanan dapat lebih optimal khususnya dari sisi percepatan pembangunan. Diharapkan kedepan, dari sektor perikanan ini dapat memberikan kontribusi ke daerah,” bebernya.

Secara konspetual, sentra kelautan dan perikanan terpadu terdiri dari empat komponen pokok. Mulai dari pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana, pengembangan kelembagaan, pengembangan bisnis kelautan dan perikanan, serta pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan berkelanjutan.

Pada tingkat kabupaten, Bupati maupun Walikota membentuk tim kerja SPKT tingkat kabupaten/kota yang terdiri dari unsur dinas yang membidangi urusan kelautan dan perikanan, OPD terkait dan sejumlah staeholder terkait lainnya.

“Pelaksana kabupaten/kota SPKT mempunyai tugas salahsatunya membantu Pokja dalam melakukan survei identifikasi kebutuhan pembangunan sarana dan prasarana bidang kelautan dan perikanan di lokasi masing-masing, guna pelaksanaan percepatan pembangunan kawasan kelautan dan perikanan terintegrasi di pulau-pulau kecil. Termasuk melaporkan kendala dan permasalahan pelaksanaan kegiatan SPKT pada masing-masing SPKT kepada pelaksana pusat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkab Anambas membentuk tim untuk percepatan pada bidang pariwisata dan perikanan.

Tim yang dipimpin oleh Asisten II Setdakab Anambas ini, dibentuk pada tahun 2017 untuk mengoordinasikan kendala yang dihadapi dalam pengembangan infrastruktur pada dua sektor unggulan Anambas itu. (Heros/TPP)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here