Para Atlet Jateng Disambut Suka Cita Oleh Masyarakat dan Forkopimda

0
152
foto: jatengprov.go.id

SEMARANG, presidentpost.id – Rona bahagia terpancar dari wajah para atlet Jawa Tengah yang tiba di Gedung Grhadhika Bhakti Praja, Selasa (4/9). Usai berjuang di laga Asian Games 2018, kini mereka disambut penuh suka cita oleh masyarakat dan Forkopimda Jateng.

Atlet panjat tebing peraih dua medali emas, Aries Susanti Rahayu, berkeliling kota dengan menumpang mobil jeep beriringan dengan rekan-rekan sejawatnya. Para pelajar pun bersorak-sorai menyanyikan lagu “Meraih Bintang”, sembari menantikan pawai atlet di sepanjang Jalan Sriwijaya- Jalan MT Haryono-Jalan Ahmad Yani-kwasan Simpang Lima-Jalan Gajah Mada-Jalan Pemuda-kawasan Tugu Muda-Jalan Pandanaran-kawasan Simpang Lima-Jalan Pahlawan. Soundtrack Asian Games 2018 itu mereka dendangkan sebagai wujud terima kasih atas perjuangan kontingen Jawa Tengah.

Tak sedikit di antara mereka yang berusaha bersalaman, atau berswafoto bersama para atlet dan Gubernur Terpilih Periode 2018-2023 H Ganjar Pranowo SH MIP yang ikut mengarak atletnya. Panasnya mentari seolah tertutup dengan semangat menyambut para pahlawan olahraga bangsa ini.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jawa Tengah Brigjen TNI (Purn) Subroto melaporkan, kontingen Indonesia dalam Asian Games 2018 berkisar 1.250 atlet dan 129 pelatih. Dari jumlah tersebut, Provinsi Jawa Tengah mengikutsertakan 58 atlet dan sembilan pelatih yang bertanding pada 21 cabang olahraga.

“Provinsi Jawa Tengah menyumbang atlet terbesar keempat setelah Jawa Barat 149 atlet, DKI 141 atlet, dan Jawa Timur 109 atlet pada perhelatan Asian Games 2018 dan sisanya sekitar 793 tersebar di seluruh provinsi Indonesia,” jelasnya.

Subroto bangga, dari 58 atlet Jawa Tengah yang berpartisipasi, 17 atlet di antaranya berhasil meraih lima medali emas, enam medali perak, dan 14 medali perunggu. Perolehan medali tersebut disumbangkan dari delapan cabang olahraga, yaitu balap sepeda, panjat tebing, bulutangkis, paralayang, sepak takraw, soft tennis dan bridge. Sementara, total perolehan medali Indonesia pada Asian Games 2018 adalah 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu.

“Perolehan medali emas atlet-atlet Jawa Tengah menempatkan 16 persen dari medali emas secara keseluruhan. Kami kontak dengan KONI-KONI seluruh Indonesia, baru di Jawa Tengah yang diacarakan (penyambutan) seperti ini,” ujarnya dengan senyum mengembang.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Drs Syarifuddin MM yang hadir pada acara tersebut, menyampaikan terima kasih atas perjuangan yang telah dilakukan para atlet dan pelatih pada perhelatan Asian Games 2018. Dia berpesan, prestasi atlet harus terus ditingkatkan agar semakin siap bertanding pada ajang olahraga selanjutnya.

“Saya ucapkan selamat kepada para atlet yang telah berhasil mempersembahkan medali untuk Indonesia. Keberhasilan dan prestasi ini harus diteruskan ke level yang lebih tinggi. Dua tahun lagi akan ada olimpiade di Tokyo, Jepang. Saya harap saudara semua bisa meraih medali di sana,” harapnya.

Tak hanya Syarifuddin yang bangga, Gubernur Jawa Tengah Terpilih Periode 2018-2023 H Ganjar Pranowo SH MIP juga menyambut secara langsung para atlet di Grhadhika Bhakti Praja dengan penuh suka cita. Ganjar mengaku, perhelatan Asian Games 2018 begitu berkesan karena para atlet telah mengerahkan segenap kemampuannya untuk mengharumkan nama bangsa. Apalagi dia sempat menyaksikan penutupan Asian Games 2018 bersama Presiden RI Ir Joko Widodo dan korban gempa Lombok. Suasana haru, bahagia, dan bangga begitu kental terasa di sana.

“Kalian membanggakan Indonesia, kalian membanggakan Jawa Tengah. Ini momentum olahraga Jawa Tengah yang tidak boleh balik, tidak boleh kembali, harus maju terus menerus. Good sport governance coba kita dorong,” tegasnya.

Ganjar ingin, ke depan KONI dan Disporapar Jateng dapat membuat sistem informasi olahraga, kemudian memetakan hal apa saja yang perlu ditingkatkan untuk mendukung prestasi atlet.

Pada acara penyambutan tersebut, Pemprov Jateng memberikan tali asih secara simbolis kepada sejumlah atlet. Di antaranya, Aries Susanti Rahayu, atlet panjat tebing asal Kabupaten Grobogan peraih dua medali emas memperoleh tali asih sebesar Rp 200 juta. Victor Eka Prasetya, atlet sepak takraw asal Jepara peraih satu medali perak dan perunggu memperoleh tali asih sebesar Rp 125 juta. Yusuf Widiyanto, atlet wushu asal Kabupaten Semarang peraih satu medali perunggu memperoleh Rp 50 juta.

Atlet panjang tebing asal Grobogan, Aries Susanti Rahayu bersyukur meraih dua medali emas pada perhelatan Asian Games 2018. Perempuan berhijab itu berjanji akan terus bekerja keras untuk mengharumkan nama bangsa pada kejuaraan-kejuaraan mendatang.

Alhamdulillah, Allah kasih kesempatan kepada kami untuk memberikan yang terbaik pada Asian Games. Terima kasih kepada warga Indonesia, khususnya warga Jawa Tengah yang terus mendoakan. Kita akan tetap berlatih dan bekerja keras untuk olimpiade-olimpiade berikutnya,” ujarnya penuh semangat. (JATENGPROV/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here