Untuk Merespon Depresiasi Rupiah, KJRI Frankfurt Promosi Wisata Indonesia ke Jurnalis dan Blogger Jerman

0
25
kemlu.go.id

FRANKFURT, Presidentpost.id – Di saat nilai rupiah melemah, KJRI Frankfurt menyelenggarakan acara Indonesian culinary event untuk mempromosikan wisata Indonesia pada hari Rabu, 5 September 2018. Acara bertemakan Indonesian Satay and Grill tersebut dihadiri oleh 25 tamu undangan dari kalangan jurnalis, blogger, vlogger, dan social media influencer. Acara ini merupakan rangkaian acara perkenalan kuliner Indonesia yang kedua. Acara pertama telah diadakan pada bulan Juni 2018 yang bertemakan “Indonesian Street Food Goes to Frankfurt.” Acara ini didukung oleh Visit Indonesia Tourism Office (VITO) Jerman.

Dalam kesempatan ini, Konjen RI, Toferry P. Soetikno dan perwakilan dari VITO, Jasmin Lange, menyampaikan update situasi terkini pasca gempa yang melanda Lombok, bahwa keadaan saat ini sudah kembali normal dan Indonesia aman untuk dikunjungi.
Konjen RI juga menekankan kepada para jurnalis untuk selalu melihat konteks dari suatu fakta. Seperti halnya terjadinya gempa Lombok sebagai fakta, namun konteksnya Lombok merupakan 1 diantara 17.000 pulau Indonesia. Sehingga Indonesia tetap aman dikunjungi. “Lombok saat ini sudah berangsur pulih dan relatif aman untuk dijadikan tujuan wisata setelah beberapa waktu lalu dilanda bencana gempa.” ujar Konjen RI.
Penampilan Chef Gorby pada acara tersebut memperkenalkan Indonesian grill style melalui penyajian tujuh macam sate khas Indonesia di Wisma KJRI Frankfurt, di antaranya Sate Padang, Sate Lilit Bali, Sate Ayam, Sate Kambing, Sate Maranggi dan Vegan Satay (Sate Tahu dan Tempe). Di saat bersamaan, Chef Gorby memandu 2  pengunjung dari jurnalis dan blogger Jerman untuk mengikuti cooking class membuat Nasi Goreng. Hal ini merupakan pengalaman seru bagi Chef Gorby, WNI yang telah bekerja 2 tahun di Hotel Sofitel Frankfurt. “Luar biasa sambutan dari para jurnalis dan blogger Jerman terhadap acara promosi ini.“
Konjen RI berpendapat bahwa dengan adanya pelemahan rupiah, maka wisatawan Eropa khususnya di wilayah Jerman akan dapat berlibur dengan biaya lebih hemat dan menguntungkan ke Indonesia dengan durasi yang lebih panjang. “Ini saat yang tepat untuk berkunjung ke Indonesia. Para turis akan memperoleh banyak manfaat sambil menikmati indahnya Indonesia dengan biaya yang efisien.“ tutup Konjen RI.(KEMLU/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here