Rendang, Sate, dan Nasi Goreng Dalam Resepsi Diplomatik HUT RI di Davao City Disajikan Chef Marco Polo Hotel

0
160
kemlu.go.id

DAVAO CITY, Presidentpost.id – “Ada yang menarik dalam Resepsi Diplomatik yang diadakan oleh Konsulat Jenderal RI di Davao City pada 31 Agustus tahun ini. Sebagaimana biasa, ada makanan yang disajikan dalam Resepsi, tapi tahun ini makanan yang disajikan adalah rendang, sate ayam, sate kambing, dan nasi goreng, serta kue kacamata karya Alex Destriza, Executive Chef Marco Polo Hotel, Davao City. Sajian tersebut merupakan hasil mengikuti Indonesia Cooking Lesson (ICL) gratis selama lima kali di Wisma Konjen pada tahun 2017,” demikian tutur Konsul Jenderal RI di Davao City Berlian Napitupulu.

“Keenam makanan Indonesia dimaksud menarik para tamu undangan yang hadir dalam Resepsi Diplomatik, yang diselenggarakan oleh KJRI Davao City di Ballroom, Marco Polo Hotel, Davao City. Bahkan ada beberapa tamu yang mencicipi makanan Indonesia sampai 2-3 kali. Selain makanan Indonesia, KJRI juga membuka Indonesia Coffee Corner, yang menampilkan beberapa produk kopi Indonesia, yaitu kopi Good Day, kopi Kapal Api, kopi Capuccino dari Indocafé, dan brewed coffee dari PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), yang dibagikan secara gratis kepada para tamu undangan.”

Dalam Sambutan, Konjen RI Berlian Napitupulu menyatakan: “Saya gembira dengan terus meningkatnya hubungan perdagangan Indonesia-Filipina dari US$ 4,6 milyar pada tahun 2015 menjadi US$ 7,1 milyar pada tahun 2017. Namun demikian, mayoritas hubungan dagang ini masih dilakukan melalui Manila, bukan melalui Mindanao. Untuk itu, KJRI Davao City terus melancarkan rangkaian kegiatan promosi ekonomi, antara lain sejumlah pameran dagang (18 kali) dan business matching (4 kali) di berbagai kota di Mindanao, kunjungan bisnis (4 kali), dan seminar (4 kali) untuk mempromosikan perdagangan langsung dan menciptakan pasar serta mengakumulasi load factor jalur pelayaran Ro-Ro Davao City-General Santos City-Bitung.”

Lebih lanjut, Konjen Berlian menyatakan “KJRI juga melakukan rangkaian kegiatan promosi seni budaya dan pariwisata Indonesia, antara lain pertunjukan tari Indonesia dalam pameran dagang dan festival budaya yang diadakan di berbagai kota di Mindanao (20 kali), demo masak Indonesia kepada para Chef setempat (5 kali), dan kursus Bahasa Indonesia yang sampai saat ini telah diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari kalangan polisi, militer, pengawal Presiden, akademisi dan mahasiswa, serta pengusaha setempat.”

Resepsi Diplomatik tersebut dihadiri lebih dari 200 orang, antara lain Davao City Administrator Atty. Zuleika T. Lopez mewakili Walikota Davao; Assistant Secretary of Mindanao Development Authority; Asisstant Secretary Department of Foreign Affairs Mindanao Office; Konsul Jenderal RRT, Acting Konjen Malaysia, Konsul Jepang, para Konsul Kehormatan di Davao; Komandan East Mindanao Command; Wakil Komandan NFEM; City Councillors; Ketua KADIN Davao dan para pengusaha setempat; kalangan akadmisi dan media massa setempat. Pada Resepsi tahun 2018 ini, KJRI menampilkan empat tarian Indonesia oleh para siswa Sekolah Indonesia Davao, yaitu Indang Badinding (Sumatera Barat); Bajidor Kahot (Jawa Barat); Rampai Batam; dan Gemu Fa Mi Re (NTT).(KEMLU/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here