BBM Satu Harga Rambah Musi Banyuasin dan Gorontalo Utara

0
135
pertamina.com

NASIONAL, presidentpost.id – Pertamina terus berupaya mewujudkan BBM Satu Harga ke berbagai wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Pada awal September 2018, Pertamina melaksanakan penugasan dari pemerintah tersebut di Musi Banyuasin Sumatera Selatan dan Gorontalo Utara.

MUSI BANYUASIN
Di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Pertamina kembali memfasilitasi berdirinya lembaga penyalur BBM Satu Harga. Sebelumnya, masyarakat Desa Sukajadi Kecamatan Lalan, Musi Banyuasin harus menempuh jarak 55 km menuju SPBU terdekat untuk mendapatkan BBM.

Lembaga Penyalur SPBU Kompak 26.307.29 ini diresmikan oleh Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas Asa Fanshurullah bersama dengan Pjs. General Manager Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel Hendrix Eko V, pada (7/9/2018).

Hendrix mengungkapkan proses distribusi BBM ke SPBU Kompak ini tidaklah mudah karena harus menggunakan drum yang diangkut dengan tongkang yang disuplai dari Terminal BBM Kertapati Palembang.

“Pengirimannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama, setidaknya 20 jam dari TBBM Kertapati menuju dermaga di Desa Sukajadi, Kecamatan Lalan. Kondisi cuaca dan pasang surut sungai juga menjadi pertimbangan kami, karena aspek keselamatan tetap menjadi prioritas,” ungkap Hendrix.

SPBU Kompak 26.307.29 di Desa Sukajadi, Kecamatan Lalan ini menjadi peresmian Program BBM Satu Harga yang kedua di wilayah Sumbagsel setelah sebelumnya pada tahun di 2017 diresmikan lembaga penyalur di  Desa Malakoni, Pulau Enggano.

GORONTALO UTARA
Setelah puluhan tahun masyarakat di Kecamatan Tolinggula, Kabupaten Gorontalo Utara, Gorontalo  harus menempuh jarak 130 km untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU terdekat, mulai (6/9/2018) hal tersebut tidak perlu dilakukan lagi. Pasalnya, Marketing Branch Manager Suluttenggo (Sulawesi Utara, Tenggara dan Gorontalo) Daniel Alhabsy bersama Anggota Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar dan Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin meresmikan SPBU Kompak 76.965.01 Tolinggula.

“Dengan hadirnya SPBU Kompak BBM Satu Harga ini, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar dengan harga yang sama dengan wilayah lainnya yakni Premium Rp 6.450 per liter dan Solar subsidi Rp 5.150 per liter. Sebelumnya, seringkali masyarakat Tolinggula terpaksa harus membeli BBM di pengecer seharga Rp 10.000/liter untuk Premium dan Rp 20.000/liter untuk Solar,” ungkap Daniel.

Pasokan untuk BBM Penugasan Premium yang disalurkan di SPBU Kompak ini sebesar 50 KL per bulan dan BBM subisidi Solar sebesar 25 KL per bulan. Seluruh BBM disuplai dari Terminal BBM Gorontalo menggunakan mobil tangki BBM sejauh 180 Km. BBM di wilayah Tolinggula digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan transportasi darat, nelayan, pertanian dan perkebunan, serta untuk transportasi laut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here