Kompetisi Startup Dunia She Loves Tech Lansir Dana Investasi Pertama

0
162
Prnewswire

BEIJING, presidentpost.id – Para pendiri perusahaan rintisan (startup), kalangan profesional dan investor dari seluruh dunia, berkumpul di Beijing untuk ajang She Loves Tech 2018, kompetisi bagi wanita dan startup teknologi yang terbesar di dunia.

Dengan tema tahun ini yang bertajuk “AI and Emerging Technologies”, pertemuan dibuka dengan peluncuran Teja Ventures, dana investasi modal ventura (vc) pertama yang berfokus pada kepentingan wanita (gender-lens) untuk Asia. Peluncuran itu dilakukan Virginia Tan, Salah Satu Pendiri dan CEO She Loves Tech. Dia menegaskan, “Teja Ventures bertekad menjalankan investasi dalam berbagai perusahaan yang dipimpin wanita dan berdampak positif terhadap wanita, khususnya menginkubasi teknologi dengan pengaruh positif terhadap wanita. Kami mengamati berbagai peluang di pasar vertikal dalam industri jasa keuangan, konsumsi daring-ke-luring (online-to-offline), pendidikan dan kesehatan.”

Lesly Goh, menjabat CTO pertama dalam sejarah World Bank Group, menyampaikan pidato penting tentang pemanfaatan teknologi demi pemberdayaan wanita dan perempuan muda. Misi pribadinya adalah memakai teknologi sebagai alat penyetara, pemberdayaan wanita di negara berkembang guna mewujudkan potensi terbesarnya. Dia juga mengajak wanita yang hadir sebagai audiens acara agar “menjalankan perubahan dengan keberanian serta tetap mencari berbagai peluang baru.”

Tiongkok telah mengembangkan kecerdasan buatan (AI) dan beberapa teknologi mutakhir lain, sebagai pilar bagi upayanya dalam menjadi pemimpin dunia dalam revolusi industri keempat. Lynn DaiProduct Executive Director, Sensetime dan Tracy ZhangPublisherFinancial Times China, mengulas pendirian Sensetime, perusahaan AI yang paling berharga di dunia. Sebuah diskusi panel dengan tema “Investing for the Future”, terdiri atas sejumlah investor wanita terkemuka dari Sequoia, Fosun, HarborVest dan JRR Crypto, mengupas keuntungan/tantangan yang dihadapi mereka sebagai wanita di industri investasi. Beberapa sesi selanjutnya tentang AI dan blockchain, menjajaki kiprah pebisnis wanita di Tiongkok dalam membentuk ekosistem.

Puncak pertemuan ini hadir dengan babak final Kompetisi Startup Dunia She Loves Tech 2018. Dengan beberapa startups dari 12 negara yang melakukan paparan, startup asal Kanada yang mengkaji kualitas air, FREDsense menjadi juara pertama, sementara perangkat pemantauan kesehatan asal Tiongkok, Mira, meraih juara kedua, serta kursi roda dengan robot dari Israel, ReSymmetry, dan teknologi pencitraan 4D AI asal Singapura, d’Optron, menjadi juara ketiga. She Loves Tech bertekad memanfaatkan sumber daya global untuk menginkubasi serta mendanai teknologi bagi wanita dan teknologi yang dibuat wanita. Kami ingin memperluas ajang ini ke lebih banyak lokasi di dunia pada 2019, sambil memamerkan pencapaian serta inovasi wanita dalam kewirausahaan, sains dan teknologi.(PRN/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here