BPJS TK Depok Sosialisasikan Program Bagi Pegawai Non ASN

0
183
www.bpjsketenagakerjaan.go.id

DEPOK, presidentpost.id – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Depok mensosialisasikan programnya kepada para pegawai non-PNS melalui peserta rakor yaitu kepala OPD, beberapa camat dan lurah yang hadir, pada rapat koordinasi (Rakor) Pemkot Depok, yang berlangsung di gedung Balaikota Depok lantai 5 ruang edelweis

Sistem jaminan sosial nasional (SJSN) ini telah bertransformasi sejak 2014. Adanya SJSN bertujuan memberikan jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta dan anggota keluarganya. Karena asas SJSN adalah kemanusiaan, manfaat, dan keadilan. Sejumlah programnya yaitu, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian.

“Ada sembilan prinsip SJSN, yaitu kegotong royongan, nirlaba, keterbukaan, kehati-hatian, akuntabilitas, prtabilitas, kepesertaan bersifat wajib, dana amanat, serta hasil pengelolaan dana digunakan seluruhnya untuk kepentingan peserta,” ungkap Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok, Multanti.

Pada program BPJS Ketenagakerjan terdapat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Yaitu kecelakaan yang terjadi akibat hubungan kerja, termasuk penyakit yang timbul karena hubungan kerja, demikian pula kecelakaan yang terjadi dalam perjalanan berangkat dari rumah menuju tempat kerja, dan pulang ke rumah melalui jalan yang biasa atau wajar dilalui. Sementara suatu kasus dinyatakan sebagai kasus kecelakaan kerja apabila terdapat unsur ruda paksa, yaitu cedera pada tubuh manusia akibat suatu peristiwa atau kejadian.

“Banyak manfaatnya menggunakan program ini. Ada pengobatan dan perawatan medis atau pelayanan medis, santunan, program promotif, preventif dan return to work. Return to work ini bertujuan agar tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja-penyakit akibat kerja dapat bekerja kembali,” tutur Multanti.

Ada juga program Jaminan Kematian (JK). Peserta yang meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja, dimaksudkan untuk meringankan beban keluarga baik dalam bentuk biaya pemakaman maupun santunan berupa uang. Untuk jaminan kematian bila sekaligus besarannya Rp16.200.000, biaya pemakaman Rp3.000.000. Sedangkan santunan berkala Rp200 ribu per bulan, dan jika sekaligus seki8tar Rp4.800.000. Ada juga beasiswa bagi anak peserta dengan masa iuran minimal 5 tahun sebesar Rp12 juta, dan hanya berlaku untuk satu orang anak.

Sementara itu, untuk jaminan kematian urutan ahli warisnya adalah janda/duda, anak, orang tua, cucu, kakek/nenek, saudara kandung, dan mertua. Bila dari urutan tersebut tidak ada, dapat dibayarkan kepada pihak yang ditunjuk tenaga kerja dalam wasiatnya. Kemudian ada Jaminan Hari Tua (JHT). Salah satu manfaat JHT yaitu akumulasi iuran ditambah dengan pengembangan, pengambilan manfaat sebagian setelah kepesertaan 10 tahun. Rinciannya 10 persen untuk perencanaan hari tua, atau 30 persen untuk kepemilikan tempat tinggal.

“Sedangkan jaminan pensiun bertujuan mengganti pendapatan bulanan untuk memastikan kehidupan dasar yang layak saat memasuki hari tua. Kami akan selalu bertekad meningkatkan pelayanan kepada para peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kota Depok,” tandasnya.

Kepala Bappeda Kota Depok Widyati Riyandani mengatakan, mendukung program BPJS ketenagakerjaan kepada pegawai pemerintah non – ASN, sesuai dengan amanat undang-undang nomor 24 tahun 2011, dimana pemberi kerja wajib mandaftarkan karyawannya ke dalam program yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup pekerja dalam 4 program.

“Setiap OPD yang berada di lingkungan Pemkot Depok agar menganggarkan pada anggaran kerja tahun 2019, bagi yang sudah menganggarkan dan sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tetapi belum semua program diikuti agar di tahun 2019 dapat menyesuaikan keikutsertaan pada empat program yang dikelola BPJS ketenagakerjaan,” tuturnya.

Hal ini agar pegawai non ASN Depok mendapatkan perlindungan dalam bekerja dan memiliki tabungan hari tua, beserta jaminan pensiun, sehingga pekerja merasa nyaman dalam bekerja dan tidak khawatir pada hari tua nanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here