Petugas Sampah Disiagakan DLH Tangerang dalam Parade Sasarungan

0
162
foto: tangerangkota.go.id

TANGERANG, presidentpost.id – Empat puluh petugas sampah disiagakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang untuk menjaga kota tangerang dalam keadaan bersih saat parade sasarungan dalam rangkaian festival Al – Azhom minggu pekan lalu.

Seluruh petugas tersebut terbagi menjadi beberapa bagian yang sengaja ditempatkan dilokasi titik keramaian tersebut seperti sekitaran taman tematik, dan seputaran masjid al – Azhom dan beberapa diantaranya mengikuti parade sesarungan.

Asman salahseorang petugas yang berasal dari Median satu mengaku, dirinya dan 2 orang sengaja ditempatkan untuk mengikuti gerak jalan sesarungan untuk memastikan tidak ada sampah di jalan yang dilalui peserta gerak jalan sesarungan.

“kita standby dari jam 4 subuh, atas arahan kabid kami buat ngikuti gerak jalan dengan 2 orang yang bawa karung buat mungutin sampah yang dibuang sama peserta gerak jalan,kalo temen temen di pos nya masing masing ada yang di al – Azhom ada yang depan puspem ya dibagi bagi dah ama kabid kita,”kata Asman kepada wartawan.

Menurutnya, masyarakat kota tangerang saat ini telah menyadari arti dari kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

“ada dua karung yang kita siapkan untuk memungut sampah, dan alhamdulilah itu karung ngga penuh – penuh berarti kan warga dah pada ngarti kalau sekarang udah ngga lagi boleh membuang sampah sembarangan,”kata Asman dengan semangat.

Jika Sebelumnya, Kata Asman, setiap ada kegiatan gerak jalan, dirinya dan beberapa tim petugas lainnya harus menyiapkan puluhan karung dan lebih banyak personil untuk memungut sampah yang ditinggalkan peserta gerak jalan.

“ada aja mulai dari sampah botol aqua, plastik makanan sampe sisa makanan yang dibuang ama orang – orang disepanjang jalan, tapi sekarang mah alhamdulilah masyarakat udah nggak kayak begitu lagi,”jelasnya.

Selain meningkatnya kesadaran masyarakat akan kebersihan, faktor lain yang membuat volume sampah berkurang pada saat pelaksanaan adalah ada beberapa masyarakat yang peduli atas pentingnya menjaga kebersihan kota tangerang.

“tadi ada relawan dari masjid mana gitu, sama juga bebawa karung kayak kita buat mungutin sampah – sampah, tapi kalau saya liat hampir sama dah kayak kita itu karung kagak penuh – penuh,”tuturnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kebersihan pada DLH, Buce Gartina mengaku mengapresiasi warga masyarakat yang telah sadar bahwa kebersihan dari iman.

“tadi ada majelis tanpa sampah dari kelurahan nambo jaya, kalau gak salah di komandoin oleh bang ciplux yang telah melaksanakan Gerakan pungut sampah secara spontan sepanjang acara berlangsung,”katanya.

Ia berharap berharap kedepan kesadaran akan membuang sampah pada tempatnya akan meluas dan juga kepedulian masyarakat akan penting nya menjaga kelestarian lingkungan hidup di kota tangerang akan lebih melekat kepada masyarakat.

“kalau bukan kita lalu siapa lagi yg peduli akan kelestarian lingkungan hidup di Kota Tangerang, yuks kita jaga bareng bareng Kota Tangerang tercinta, baik kebersihan nya, dan kelestarian lingkungan hidupnya,”tuturnya.

Disamping itu, ia juga mengaku berterimakasih kepada warga yang telah membantu petugas telah di tugaskan pada lokasi festival al azhom

“kami telah menempatkan beberapa tong sampah dan juga dropbox untuk sedekah sampah,jadi masyarakat pengunjung bisa membuang sampah botol bekas minuman, gelas bekas minuman, atau kaleng bekas minuman pada dropbox tersebut, yang nanti nya hasil pengumpulan nya akan kami sedekah kan melalui baznas,” tuturnya

Ia menilai Bank Sampah atau yang lebih akrab disapa dengan BankSam tersebut turut andil dalam mengurangi volume sampah yang ada dikota tangerang.

“Bank sampah itu dalam upaya mengurangi timbunan sampah dan sampah bisa berguna bagi masyarakat, Bisa di gunakan sebagai kas rt rw, atau pembiayaan lainnya, jadi klo bank sampah ada turut andil dalam penggudangan sampah, itu iya,” katanya.

Bukan cuma itu, tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan disebutnya juga tidak terlepas dari peran serta komunitas pecinta lingkungan yang turut turun ke masyarakat untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“tidak hanya bank sampah, teman teman dari beberapa komunitas juga turut andil dalam hal pengurangan sampah,” pungkasnya. (TANGERANGKOTA/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here