BP2KD Boyolali: Peserta CPNS Harus Lihat Formasi Dulu

0
402
foto: jatengprov.go.id

BOYOLALI, presidentpost.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tahun 2018 ini membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) RI Nomor 325 Tahun 2018 Tanggal 30 Agustus 2018 tentang Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil Negara di lingkungan Pemkab Boyolali, maka jatah formasi yang dibutuhkan untuk Kabupaten Boyolali sebanyak 481 formasi dengan kualifikasi pendidikan tertentu.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BP2KD) Kabupaten Boyolali, Agus Susanto menjelaskan bahwa para peserta CPNS harus melihat terlebih dahulu formasi yang dibutuhkan dengan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan. Setelah dicermati formasinya, kemudian pilih salah satu.

“Satu formasi untuk satu orang di satu tempat karena mendaftar secara online, proses ujian pun menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT),” ujar Agus saat dihubungi melalui teleponseluler, pada Rabu (26/9).

Selanjutnya, usai memilih formasi, peserta juga harus menyiapkan dokumen persyaratan yang diunggah ke situs sscn.bkn.go.id.Dokumen yang diunggah terdiri dari photo 3×4 berlatar belakang merah, Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah dan transkip nilai serta surat lamaran yang ditujukan kepada Bupati Boyolali, tidak lupa juga dengan berswafoto menunjukkankartu informasi akun SSCN 2018 beserta KTP.

Pihaknyajugaberpesanbagiapracalonpelamaruntukmengecekulang kembali, karena tidak bisa diperbaiki jika sudah diverifikasi.UntuklokasiujianAgus juga menjelaskan, bahwa lokasi tes CPNS 2018 Kabupaten Boyolali akan dilaksanakan di Kabupaten Sragen. Boyolaliakan bergabung dengan peserta tes CPNS se-Soloraya, Blora dan Grobogan.

Disinggung mengenai perkiraan jumlah para peserta CPNS 2018 Kabupaten Boyolali, Agus menyatakan formasi CPNS 2018 Kabupaten Boyolali akan diserbu sekitar 9000 pelamar. Dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya dengan iming-iming oleh oknum yang tak bertanggung jawab yang bisa menjadikan pendaftar masuk menjadi CPNS.

“Karena ini semua melalui website dan online, jangan terpengaruh oleh iming-iming dari manapun, jangan sampai terpengaruh dengan adanya mempermudah, mengusulkan, karena itu nanti langsung keluar nilai hasilnya saat tes,” imbaunya.

Sebagai tambahan informasi, dari 481 kuota CPNS untuk Boyolali, 324 formasinya untuk pendidik. Dengan rincian, 43 jatah CPNS ini untuk guru ketegori dua (K2) dan 281 formasi umum pendidik. Untuk tenaga kesehatan diberikan sebanyak 131 formasi, sedangkan untuk tenaga teknis sejumlah 26 formasi. (JATENGPROV/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here