Gubernur Jateng Hadiri Pertemuan Ilmiah Tahunan HAGI

0
212
Foto: jatengprov.go.id

SEMARANG, presidentpost.id – Peran ahli geologi dan geofisika sangat diperlukan dalam berbagai pembangunan infrastruktur. Seperti pembangunan jalan, pabrik dan bandara.

Saat pertemuan ilmiah tahunan ke- 43 Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), di Hotel Harris, Selasa (24/9), Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP menunjuk contoh pembangunan jalan di Grobogan yang selalu pecah, meskipun dicor. Setelah diteliti, penyebab pecahnya jalan karena kontur tanah yang bergerak.

“Mengapa jalan kita di Grobogan selalu pecah? Saya tanya pakar, diberi masukan di cor saja. Hasilnya kelihatan secara fisik. Tapi jalan tetap terbelah. Ternyata ini (tanahnya) gerak,” tuturnya.

Ketika sudah mengetahui kontur tanahnya gerak, imbuh gubernur, ada dua pilihan yang mesti diputuskan pemerintah untuk masyarakat penggunanya. Pertama, mengalihkan lalu lintas ke daerah yang tanahnya tidak gerak, atau tetap diperbolehkan melintasi kawasan tanah bergerak, namun dengan memperbaiki teknologi jalannya.

“Lalu saya bertanya, seberapa teknologi yang kita miliki, berapa harganya, dan kita mampu atau tidak. Saya hanya punya ilmu pengambilan keputusan, tapi ini harus dibangun. Kalau nggak, nggak bisa. Akhirnya saya ambil teknologi rigid. Tidak lagi aspal,” bebernya.

Contoh kasus lain adalah pembangunan Bandara Ahmad Yani. Setelah dilakukan kajian dan penelitian, lokasinya tidak bisa dipindah. Maka, diberikan solusi melalui konsep floating airport.

“Akhirnya dikonsep floating airport. Besok kalau terjadi land subsidance mengganggu ndak. Maka seluruh insinyur kita minta untuk membuktikan. Ndak tahu berapa tahun lagi (terbukti). Tapi ditengarai di pantura memang land subsidancenya tinggi,” beber mantan anggota DPR RI ini.

Dari contoh kasus itu, kata Ganjar, pemikiran dari pakar geologi sangat dibutuhkan agar bisa memberikan referensi awal bagi pemerintah. Referensi itu menjadi dasar mengambil keputusan terhadap pembangunan yang akan dilaksanakan.

“Kontribusi ilmu ini jadi sangat kita perlukan untuk bisa menyelesaikan. Ada harapan rekomendasi yang bisa kita manfaatkan, termasuk dalam perencanaan pembangunan kawasan, perumahan, sistem transportasi, yang relatif bisa dilakukan upaya mitigasi, supaya lebih aman,” tutupnya. (JATENGPROV/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here