Menhub Budi yakin SDM Kemenhub Handal Buka Aksesibilitas Wilayah

0
112
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (13/3/2018)

BANDUNG, presidentpost.id – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi berpesan kepada calon taruna dan taruni Kementerian Perhubungan yang lulus Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) agar bangga.

“Kalian patut berbangga karena kalian merupakan putra putri terbaik pilihan bangsa yang kelak menjadi perwira transportasi masa depan,” kata Budi Karya, usai memberikan saat memberikan arahan kepada 2.623 calon taruna dan taruni Kemenhub Balai Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Karakter (BP3K), Ciwidey, Bandung, melalui keterangan tertulis, Sabtu (29/9).

Budi Karya mengingatkan, sebagai negara kepulauan Indonesaia membutuhkan SDM yang handal di sektor transportasi. Hal itu dapat meningkatkan produktivitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Dengan sumber daya manusia handal maka akan bisa melayani masyarakat serta membuka aksesibilitas wilayah yang tersebar di Indonesia,” kata Budi Karya.

Budi Karya juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo. Dikatakan, Presiden Jokowi sangat mendukung pengembangan sumber daya manusia di Indonesia untuk menjadi yang terbaik dan mampu bersaing di era milenial dan dunia internasional.

Sektor transportasi, lanjut Budi Karya, sangat membutuhkan kemampuan sumber daya manusia handal karena menyangkut keselamatan manusia sehingga harus dididik secara keras, tegas, dan disiplin tinggi.

Dalam pesannya di depan ratusan taruna dan taruni Budi Karya mengatakan persaingan akan muncul tidak hanya sesama siswa tapi juga di dunia internasional.

“Kita ingin lulusannya nanti menjadi generasi milenial yang pintar, cakap, dan santun,” demikian Budi Karya. 

Selain itu, semangat juang para pahlawan menjadi inspirasi bagi bangsa indonesia untuk berjuang menjadi bangsa yang kuat dan mampu menjadi bangsa yang terhormat dan maju. Menhub juga menyampaikan, peringatan Harhubnas menjadi refleksi pentingnya konsistensi pada spektrum keselamatan (safety) dan pelayanan (service and hospitality).

“Meskipun (menginginkan) efisiensi (biaya, namun) tidak (boleh) mengurangi kualitas keselamatan dan pelayanan perhubungan,  (karena) merupakan harga mati dan tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Sektor perhubungan kata Menhub, memiliki peran yang strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi peranan transportasi sebagai urat nadi kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan.

“Karena peranan yang strategis, maka segenap SDM perhubungan dituntut memperkuat kembali komitmen dan dedikasi bekerja keras yang nyata di sektor transportasi. Dengan cara ini, upaya meningkatkan kesejahteraan bangsa dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia menjadi terwujud,” katanya. (Heros/TPP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here