Wakil Ketua DPR Agus Hermanto Ingin Tingkatkan Kerjasama Industri Militer dengan Tinjau Pabrik Amunisi di Cape Town

0
209
kemlu.go.id

CAPE TOWN, Presidentpost.id – “Indonesia perlu menjalin kerjasama yang erat dengan negara sahabat yang memiliki industri pertahanan yang handal“. Hal itu diungkapkan oleh Agus Hermanto, Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan, dalam kunjungan delegasi DPR RI yang dipimpinnya ke pabrik amunisi Rheinmetall Denel Munition (RDM) di Cape Town, Afrika Selatan. Lebih lanjut Agus menyampaikan bahwa diharapkan dengan kerjasama industri militer tersebut, selain adanya aktivitas jual beli perlengkapan dan amunisi militer, diharapkan juga dapat dilakukan alih teknologi yang lebih modern ke industri militer yang ada di Indonesia.

Kunjungan Muhibah Wakil Ketua DPR pada tanggal 4-6 Oktober 2018 tersebut dimaksudkan untuk mempererat kerjasama yang telah terjalin selama ini antara kedua negara, khususnya dalam bidang industri pertahanan, yang selama ini telah dilaksanakan oleh PT Pindad dan RDM.

Dalam pertemuan di pabrik RDM, Delegasi mendapatkan penjelasan dari CEO RDM, Mr. Norbert Schulze terkait kiprah RDM sebagai produsen perlengkapan dan amunisi militer, mengenai kerjasama yang telah dilakukan dengan perusahaan di Indonesia (PT Pindad) dan prospek peningkatan kerjasama ke depannya. Delegasi juga berkesempatan meninjau proses pembuatan amunisi di pabrik tersebut dan menyaksikan demo beberapa produk amunisi yang diproduksi oleh RDM.

Selain kunjungan ke pabrik amunisi, delegasi juga melakukan kunjungan dan ziarah ke Makam Syekh Yusuf Al Macassary yang letaknya tidak begitu jauh dari pabrik amunisi RDM tersebut. Syekh Yusuf yang diasingkan oleh Belanda pada tahun 1694 dan menyebarkan agama Islam di Afrika Selatan telah diakui sebagai pahlawan nasional kedua negara.

Delegasi juga melakukan shalat Jumat di Masjid Nurul Latif yang berdekatan lokasinya dengan makam Syekh Yusuf. Selesai shalat Jumat, Imam Adam Philander yang mengakui masih keturunan Indonesia, memimpin jamaah melakukan shalat ghaib untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Dalam kesempatan kunjungan muhibah ini, Delegasi juga menghadiri jamuan makan malam oleh Konjen RI Cape Town bertempat di Wisma Konjen dan melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan WNI yang ada di Cape Town serta jajaran staf KJRI Cape Town.(KEMLU/TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here