Bangun Optimisme, Ngasiman Djoyonegoro Apresiasi Pemerintah Jokowi-JK Melalui Buku Baru

0
100

JAKARTA, presidentpost.id – Pengamat Intelejen Ngasiman Djoyonegoro kembali meluncurkan buku, kali ini berjudul “Indonesia Optimis: Indonesia Kerja, Indonesia Maju” di Balairung Kirana, Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Jumat (26/10).

Dihadiri oleh Pengamat Politik dan Keamanan CSIS J. Kristiadi, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Rani Yustika, Staf Ahli Kepala Badan Intelijen Negara Purwanto, dan Ketua Umum Sedulor Jokowi Paiman Rahardjo. Ada juga Kadiv Humas Polri Setyo Wasisto, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Wakil Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Indonesia Kerja Adi Kusuma, dan Ketua Umum Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia Hari G Soeparto.

Ngasiman atau biasa dipanggil Simon menyampaikan bahwa buku tersebut ditulis sebagai bentuk sumbangsih pemikiran dalam rangka mengapresiasi kinerja dan capaian pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla selama kurun empat tahun memimpin Indonesia.

Simon juga menambahkan, “Buku ini bertujuan untuk membantu pemerintah menyosialisasikan berbagai prestasi dan kerja nyata yang sudah diraih dan dilakukan pemerintahan Jokowi-JK.”

Selain itu, buku tersebut juga sekaligus untuk membangun narasi optimisme kontra narasi pesimisme yang selama ini digulirkan oleh pihak-pihak tertentu.

“Justru di era pemerintahan Jokowi-JK, Indonesia berada pada jalur yang benar untuk meyongsong Indonesia Emas 2045. Di era pemerintahan Jokowi-JK, masyarakat makin opitimistis bahwa Indonesia bisa menjadi negara maju menyusul Amarika dan Tiongkok untuk menjadi kampiun di kawasan Asia Pasifik,” tambahnya.

Buku ini terdiri dari 9 (sembilan) bab. Bab pertama menjelaskan landasan pemikiran mengapa Indonesia harus opitimis. Bab kedua mengulas tentang revolusi mental, sebuah landasan kokoh komitmen konstitusional. Bab ketiga membahas penegakan hukum yang tegas di era pemerintahan Jokowi-JK. Bab empat membahas tentang terobosan-terobosan tentang pelayanan publik. Bab lima mengulas tentang pembangunan infrastruktur yang merata dan seimbang sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Bab enam mengulas tentang kedaulatan ekonomi rakyat: energi, pangan, dan industri. Bab tujuh membahas bagaimana upaya pemerintahan Jokowi-JK membangun Indonesia dari pinggiran dan mengurangi ketimpangan. Bab delapan mengulas tentang soliditas TNI-Polri dalam menjaga NKRI. Dan bab sembilan berisi tentang rekomendasi pasca-Nawacita.

Secara umum, buku ini menggambarkan kinerja Pemerintahan Jokowi-JK yang sangat on the track sehinga patut diapresiasi. Di era Jokowi-JK, pemerataan pembangunan terjadi. Yang semula Jawa Sentris, sekarang ini jadi Indonesia Sentris. Tak hanya merata, namun juga terjadi keseimbangan pembangunan, baik pembangunan di darat, di laut, dan di udara. Tak hanya merata dan seimbang, di era Jokowi-JK, pembangunan juga berkeadilan. Rasa keadilan pembangunan itu dirasakan oleh masyarakat Indonesia yang di tinggal di pinggiran (garis terluar negeri ini), mereka yang berada di pedesaan dan luar Jawa.(TPP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here