Alisjahbana Haliman Dianugerahi EY Indonesia Entrepreneur Of The Year 2018

0
205

JAKARTA, presidentpost.id – EY Indonesia mengumumkan pemenang EY Entrepreneur Of The Year 2018 Award dalam malam penganugerahan.

Founder & CEO PT.Haldin Pacific Semesta Alisjahbana Haliman mendapatkan penghargaaan EY Entrepreneur of The Year 2018. Hal ini terungkap dalam pengumuman penerima penghargaan Ernst & Young Entrepreneur of The Year 2018 malam ini di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Rabu, 14 November 2018.

Setelah melalui proses seleksi yang ketat oleh panel independen dewan juri, Alisjahbana Haliman berhasil menyabet gelar bergengsi EY Entrepreneur of The Year 2018 dari Indonesia dengan mengungguli 5 finalis lainnya, yaitu:

Finalis EY Entrepreneur Of The Year (EOY) 2018

 

Name Position Company
Alisjahbana Haliman Founder & CEO PT Haldin Pacific Semesta
Cleosent Randing CEO PT Valuklik
Dharsono Hartono CEO PT Rimba Makmur Utama
Rudy Susanto CEO PT Prima Multi Usaha Indonesia
Ronald Akili Founder & CEO PT Properti Talenta Famili
Tan Eng Liang Commissioner PT SOHO Global Health

 

Penghargaan utama ini diumumkan oleh tamu kehormatan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Prof.Ari Kuncoro bersama dengan ketua panel juri Prof.Martiono Hadianto. Piala penghargaan diberikan oleh EY Indonesia Country Managing Partner Hari Purwantono.

EY Indonesia Country Managing Partner Hari Purwantono mengatakan Penghargaan EY Entrepreneur Of The Year 2018 diberikan kepada Alisjahbana Haliman setelah melalui proses pengkajian yang kompetitif dan komprehensif. “Pada akhirnya dia muncul mengungguli finalis lain yang tak kalah luar biasanya dengan mengacu pada enam kriteria penilaian yaitu semangat kewirausahaan, value creation, strategic direction, dampak nasional dan / atau global, inovasi, serta integritas.”

Sebagai program penghargaan bisnis terkemuka, EY Entrepreneur Of The Year (EOY) telah  berkembang dan diselenggarakan di lebih dari 60 negara di seluruh dunia. Acara ini menjadi standar utama individu kelas dunia yang menyoroti wirausaha yang menggerakkan bisnis yang sukses dan inovatif, serta merayakan performa teladan mereka. Diluncurkan pertama kali di Indonesia pada 2001, program ini telah memberikan apresiasi pada lebih dari 200 wirausaha Indonesia atas pencapaian dan kontribusi mereka terhadap dunia usaha dan masyarakat. Tahun lalu, Bos PT.Gojek Indonesia Nadiem Makariem menjadi penerima penghargaan Entrepreneur of The Year 2017.

Finalis tahun ini adalah pemimpin terbaik di industrinya dalam menghadapi era transformatif di mana arah masyarakat kita, ekonomi dan koneksi sosial semuanya mengalamai perubahan yang cepat tidak terkecuali dengan bisnis. Mereka terbukti memiliki kemampuan untuk merebut peluang pasar, sambil tetap fokus pada fundamental bisnis yang menciptakan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan dan, pada akhirnya, memberikan dampak pada lanskap bisnis secara keseluruhan.

Bergabung dengan wirausaha terkemuka lain dari 60 negara di seluruh dunia, Alisjahbana sebagai Country Winner EOY 2018 akan mewakili Indonesia di EY World Entrepreneur Of The Year 2018 di Monaco pada Juni 2019. Di sana Alisjahbana akan kembali bersaing dengan country winner EOY lainnya untuk mendapatkan penghargaan World Entrepreneur of The Year.

Didirikan pada tahun 1987, PT.Haldin Pacific Semesta bermula sebagai importer vanila dari Indonesia ke Amerika Serikat.  Dari hanya pedagang vanili, Haldin sekarang adalah perusahaan yang memproses berbagai jenis sumber daya alam. Dari hanya satu fasilitas di Cikarang, Haldin telah berkembang menjadi perusahaan dengan 5 fasilitas; 4 di Jawa dan 1 di Sumatera, dan mempekerjakan sekitar 500 orang. Bahan-bahannya dibeli oleh perusahaan di 54 negara di seluruh dunia, dan merupakan daftar pertama penyedia bahan untuk industri.

Bertindak seperti penghubung antara petani dan bisnis, Haldin mengolah sumber daya alam mentah dari petani dan memprosesnya menjadi bahan yang siap digunakan oleh bisnis yang memproduksi produk akhir yang dibeli oleh konsumen akhir. Haldin memasok bahan-bahan dari berbagai industri: teh & kopi, minyak atsiri, kakao & vanila, pemanis alami, buah & sayuran, bahan bumbu, bahan kosmetik dan bahan fungsional. Saat ini, 60% produk Haldin diekspor ke 54 negara, di mana 40% dijual di Indonesia.

Disamping itu, gelar Social Entrepreneur Of The Year 2018 dinobatkan kepada Sabrina Bensawam dari Saab Shares. Meski masih berusia 21 tahun Sabrina memiliki jiwa social entrepreneur yang kuat. Didirikan pada tahun 2014 oleh Sabrina Bensawan yang saat itu masih berusia 16 tahun, dibantu oleh adiknya Elena Bensawan, SAAB Shares didasari oleh keprihatinan terhadap banyaknya anak dari keluarga pra-sejahtera yang tidak bersekolah atau menderita penyakit berat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here