Jababeka Hadirkan Presiden Jokowi (lagi)

0
472

CIKARANG, presidentpost.id – PT Jababeka Tbk. kembali kedatangan Presiden Jokowi di kawasannya, Jumat (25/1/2019). Kali ini di President University Convention Center, sebuah gedung besar yang dapat menampung hingga kapasitas 3.000 orang milik President University.

Kedatangan kali ini memang bukan untuk keperluan acara Jababeka seperti yang sudah-sudah. Kedatangan kali ini untuk acara pembagian sertifikat tanah bagi warga Kabupaten Bekasi.

Namun hal tersebut tetap perlu diapresiasi, bagaimanapun Jababeka turut andil agar acara tersebut terlaksana dengan baik, aman dan nyaman. Pemilihan tempatnya juga tentu sudah dipertimbangkan dengan baik oleh tim presiden melihat segala situasi dan kondisi yang menjadi standar kepresidenan.

Gedung besar yang berdiri sejak 2013 itu memang sering digunakan untuk acara wisuda, keagamaan, seminar, expo, konser dan sebagainya.

Tercatat sudah beberapa kali S.D Darmono selaku pendiri dan Chairman Jababeka Group menghadirkan Jokowi baik sebelum menjadi presiden hingga sekarang. Berikut catatan kami:

  • President Lounge, Menara Batavia (2013) , Jokowi hadir selaku gubernur dalam acara yang digelar oleh President Executive Club (PEC). Diskusi dengan para pendiri PEC, pengusaha dan akademisi mengenai pembangunan Jakarta.
  • Kota Tua (2014), Jokowi hadir masih sebagai gubernur dalam acara peresmian revitalisasi Kota Tua.
  • Tanjung Lesung (2015), Presiden Jokowi hadir bersama Menko Ekonomi dan Menteri Pariwisata untuk meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung seluas 1.500 hektar di Pandeglang, Banten.
  • D’Aloha Resort, Morotai (2016), Presiden Jokowi hadir di Morotai dalam rangka kunjungan kerja dan menginap di hotel milik Jababeka yang merupakan salah satu hotel terbaik disana.
  • Kendal (2016), Jokowi hadir sebagai presiden bersama Perdana Menteri Singapura dan jajarannya untuk meresmikan Kawasan Industri Kendal. Yang merupakan kerjasama antara PT Jababeka Tbk. dengan Sembcorp Singapura.
S.D. Darmono bersama Presiden Jokowi, selepas acara peresmian KIK. (foto: Nandi Nanti)
  • President University Convention Center, Cikarang (2019)

Data tersebut mungkin masih akan bertambah di tahun ini berdasarkan agenda yang direncanakan oleh Jababeka.

Kedekatan Jababeka dengan presiden ini mungkin bukan hal yang mengagetkan, mengingat Jababeka juga sering dimintai masukan oleh presiden dan jajarannya mengenai pembangunan nasional dalam beberapa era presiden.

Jababeka yang berhasil membangun kota di Cikarang dengan 1 juta penduduknya, selalu diminta presiden untuk copy-paste di daerah lainnya di Indonesia untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan membangun daerah itu.

Tanjung Lesung di Banten, Kawasan Industri Kendal di Jawa Tengah dan Kawasan Ekonomi Khusus Morotai di Maluku Utara. Tiga daerah yang sedang difokuskan pembangunannya oleh Jababeka, dimana tidak banyak developer yang berani membangun di tiga daerah tersebut.

Tidak heran kalau Menko Ekonomi Sofyan Djalil pernah mengatakan Jababeka itu adalah Bappenas nya swasta ketika beliau menjadi Kepala Bappenas. Mungkin ada benarnya jika melihat banyaknya kepala daerah yang meminta masukan kepada Jababeka mengenai pembangunan, menurut salah satu staf perusahaan yang memasuki umur 30 tahun itu.

Ditambah lagi dengan President Executive Club, President University dan The President Post yang kesemuannya didirikan oleh salah satunya Darmono. Darmono lalu memposisikan ketiganya sebagai milik presiden selama beliau menjabat, siapapun presidennya! Dalam sebuah statement ke media beberapa waktu lalu.

Jadi ya memang wajar jika pemerintah mempercayakan Jababeka dalam mengawal dan berperan aktif turut membantu pembangunan Indonesia selama ini. Tidak lupa bahwa pihak swasta pun sudah mempercayai Jababeka, bayangkan ada 1.700 perusahaan dari 30 negara yang menjadi tenant di Cikarang. Seperti Mattel, Samsung, Unilever, KAO, Tupperware dan lainnya.

Nama baik tidak dibangun semalam, reputasi dan inovasi terus dijaga serta dilakukan demi negara. Ya demi negara, membangun 100 “Cikarang” lagi di seluruh Indonesia dan menciptakan 100 juta lapangan pekerjaan. Dengan segudang tantangan dan hambatan menembus hutan, dengan hasil tidak sekali dua kali Jababeka menjadi pionir dalam bisnisnya.

President University Convention Center hanyalah gedung saksi sejarah tempat presiden berpijak dan masuk dalam catatan penting perusahaan, namun masih banyak halaman kosong yang akan ditulis Jababeka ke depan dalam buku pembangunan dengan berbagai macam karyanya demi bangsa dan negara.

Semoga Jababeka terus berkarya di tahun yang ke-30!

Ditulis oleh
Rachmat W. Suryo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here