Sportifitness Kembali Akan Digelar di Jakarta

0
109
Sportifitness III (Istimewa)

JAKARTA, presidentpost.id – Sportifitness yang pada tahun 2019 ini merupakan ke tiga kalinya digelar, kembali akan digelar di Jakarta, di mana sebelumnya digelar di Kota Pahlawan Surabaya. Acara yang digagas oleh organisasi profesi di bidang gizi ini memiliki target peserta bagi para olahragawan, kelompok masyarakat, di mana dalam perkembangannya kesadaran akan kebutuhan gizi terus mengalamai peningkatan.

Ketua Indonesia Sport Nutritionist Association (ISNA) Dr. Rita Ramayulis DCN, M. Kes, menjelaskan target kegiatan adalah program-program di sekolah, program di kelompok masyarakat dan di pusat pusat kebudayaan. Di mana diketahui bahwa untuk menjadi berprestasi, atlet bisa berprestasi tentu butuh aturan gizi yang khusus untuk bisa mencapai kehidupan yang benar atau bugar. Semua mesti lewat pengaturan khusus.

“Oleh karena itu kita sebagai profesi setiap tahunnya selalu mengadakan workshop sportivitas,  dimana menjadi tambahan kompetensi bagi seorang nutrisionis untuk mempunyai kemampuan di dalam melakukan asuhan gizi kepada atlet, sehingga lebih berprestasi,” ujarnya menjawab pertanyaan awak media, di Jakarta.

Lebih jauh, dia menjelaskan Sportifitness yang ketiga rencananya akan digelar pada tanggal 28 April sampai tanggal 30 April 2019. Kegiatan ini menyusul akan kesuksesan melakukan Sportifitness pertama di Jakarta dan Sportifitness kedua yang digelar di Surabaya.

“Sportifitness ketiga kembali ke Jakarta, yang selanjutnya rencananya untuk ke empat akan digelar di Sumatera Selatan dan yang kelima di Medan. Pelatihan diikuti terutama adalah nutrisionis kemudian seluruh praktisi bidang kesehatan yang memang punya fashion di bidang olahraga prestasi dan kebugaran, lalu kita juga membuka pelatihan ini untuk siapa saja yang ingin hidup lebih mudah supaya mereka tahu cara-cara yang tepat untuk membuat dirinya menjadi bugar. Ini dilakukan selama 3 hari di dalam pelatihan itu ada kegiatan teori dan ada kegiatan workshopnya. Mereka akan diajarkan untuk bisa menilai komposisi tubuh seseorang. Kita ajarkan mereka meneliti ke tubuh sehingga intervensi yang diberikan menjadi tepat kita ajarkan juga mereka mengukur komposisi tubuh yaitu persen lemak dan otot tersebut sel tulang air sehingga di dalam penanganan atau meningkatkan massa otot tergantung pada hasil komposisi tadi lalu kita ajarkan mereka juga mengukur status kebugaran Mulai dari anak remaja kemudian dewasa dan lansia,” paparnya.

Setiap peserta nantinya akan mendapatkan sertifikat yang akan dikeluarkan oleh beberapa asosiasi yang tergabung dalam kegiatan ini.

“Sertifikat akan dikeluarkan oleh, Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persegi), dan Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI). Jadi di sini adalah gabungan antara Kebugaran dengan nutrisionis. Berkolaborasi untuk membantu masyarakat. Karena sebenarnya kebugaran bisa tercapai ketika gerak dan gizi berjalan seiring. Ketika kolaborasinya baik maka kita akan bisa mencapai visi dan misi kita,” harapnya.

Untuk kelas sesuai dengan peraturan di Indonesia tidak boleh melebihi dari 30 orang untuk satu kelas. Maka satu angkatan itu memang 30 orang. Namun, jika besarnya permintaan yang ada, akan memungkinkan dalam satu tahun ini bisa saja dibuka hingga 3 angkatan sekaligus.

“Kita berharap siapa saja yang bisa ikut pelatihan ini. Bagi mereka yang berminta ikut bisa menghubungi nomor HP WA yang bisa dihubungi adalah 081 7017 5235 dengan email dpp.isna@gmail.com dengan website www.ut.ac.id. Kemudian kita juga punya Facebook Isna persegi dan Instagram. Biaya pendaftaran sebenarnya kalau tiga hari pelatihan dengan konsumsi dan dengan fasilitas yang lain terbilang murah. Untuk satu paket latihan hanya Rp2.900.000 dan itu sudah memperoleh satuan kredit dari organisasi profesi persegi 6 SKP dan KKP dari organisasi asosiasi pelatih kebugaran Indonesia sehingga bisa menjadi basic untuk mengembangkan kerja,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here